Impotensi

Pengertian Impotensi

Impotensi adalah ketidakmampuan yang berulang dan menetap untuk mencapai atau mempertahankan ereksi untuk dapat melakukan penetrasi ketika melakukan hubungan seksual. Impotensi disebut juga sebagai disfungsi ereksi. Pengertian impotensi pada pria bermula dari ketidakmampuan mempertahankan ereksi untuk berhubungan seksual, sehingga pada akhirnya akan berdampak pada ketidakpuasan yang dirasakan oleh diri sendiri maupun pasangan.

Kondisi ini cukup umum dan biasa dialami oleh pria berusia 40 tahun ke atas. Namun, tidak menutup kemungkinan jika pria di bawah usia 40 tahun juga dapat mengalami impotensi. Gangguan disfungsi ereksi ini umum terjadi pada satu dari lima orang pria dan angka kejadian masalah ini dapat meningkat sejalan dengan usia pria yang mengalaminya.

Sebagian besar pria seringkali mengalami kesulitan ereksi atau mempertahankan ereksi akan tetapi hal ini tidak selalu menjadi dasar diagnosa penyebab dari impotensi. Disfungsi ereksi hanya dianggap sebagai masalah apabila performa kepuasan seksual tidak dapat dicapai pada setiap kali melakukan hubungan seksual dan terjadi rutin untuk jangka waktu tertentu.

Secara garis besar terdapat dua bentuk disfungsi ereksi yang dapat mempengaruhi kehidupan seksual pria, dimana penyebabnya bisa jadi berhubungan dengan medis maupun psikososial. Masalah psikososial disini merujuk kepada efek psikososial terhadap performa seksual, termasuk kedalamnya pengaruh terhadap hubungan sosial si penderita.

Kondisi medis penderita juga dapat mempengaruhi kondisi psikologis. Jadi kesimpulannya, seringkali penyebab kondisi impotensi adalah kombinasi dari kedua kondisi masalah tersebut, medis dan psikososial.

Impotensi adalah sebuah permasalahan seksualitas yang tidak membahayakan jiwa. Akan tetapi, kondisi ini memiliki dampak serius terhadap kualitas hidup penderita, pasangan dan keluarganya. Penderita impotensi tak perlu khawatir karena impotensi adalah permasalahan seksualitas yang bisa disembuhkan melalui pengobatan secara medis maupun perawatan sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Seseorang yang mengalami impotensi dapat merasakan gejala-gejala tertentu. Apabila gejala tersebut dirasakan semakin meresahkan, sebaiknya pasien segera berkonsultasi kepada dokter untuk memperoleh pengobatan medis yang tepat. Sebelum mengobati, ahli medis akan melakukan serangkaian pemeriksaan dan tes untuk mendapatkan diagnosa dan penyebab pasti impotensi yang dialami pasiennya.

Setelah Anda mengetahui pengertian impotensi pada pria, kenali gejala-gejala impotensi pada penderitanya. Apabila Anda mengalami gejala-gejala impotensi, maka cari tahu faktor penyebab yang mungkin berkaitan dengan gaya hidup sehari-hari. Hindari mengonsumsi obat impotensi yang dijual di pasaran sebelum Anda berkonsultasi kepada dokter. Salah mengonsumsi obat hanya akan memperparah kondisi impotensi yang Anda alami.