Awas, Hipertensi Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi!

Jika Anda penasaran dengan apa yang menjadi penyebab disfungsi ereksi selama ini, maka hipertensi mungkin bisa menjadi jawabannya. Meski tampaknya tak ada hubungan antara keduanya, namun para ahli mendapati bahwa tekanan darah tinggi memang dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi!

SEBUAH studi jangka panjang (1987-1997) yang dilakukan di Massachusetts, Amerika Serikat, menemukan bahwa menjelang usia 40an, 40% pria dilaporkan mengalami disfungsi ereksi karena berbagai faktor. Hasil studi lain menunjukkan 30% pria mengalami disfungsi ereksi karena darah tinggi. Untuk memahami mengapa hipertensi dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi, mari kita simak penjelasannya berikut ini:

Bagaimana seorang pria dapat ereksi?

Sebelumnya menilik alasan mengapa hipertensi dapat memicu disfungsi ereksi, kita perlu tahu lebih dulu bagaimana seorang pria dapat melakukan ereksi. Pertama, otak harus dirangsang oleh sesuatu, entah itu dari sesuatu yang dilihat oleh si pria ataupun dari hasil fantasinya sendiri.

Setelah terstimulasi, otak kemudian akan mengaktifkan sistem saraf yang menyebabkan keluarnya zat kimia bernama neurotransmiter dan nitrit oksida. Kedua zat ini mampu membuat pembuluh arteri di penis masuk tahap relaksasi sehingga area tersebut cepat terisi dengan darah.

Meningkatnya tekanan saat darah mengalir inilah yang menyebabkan pembuluh darah kolaps sehingga darah akhirnya berkumpul di area tersebut, dan menyebabkan ereksi. Ereksi biasanya akan berhenti begitu aliran darah di organ keintiman kembali normal.

Lantas bagaimana hipertensi bisa mengganggu ereksi?

Baik hipertensi, kolesterol tinggi, maupun diabetes, semua penyakit ini dapat mengakibatkan menyempitnya pembuluh darah. Kalau pembuluh darah menyempit, maka aliran darahnya otomatis takkan lancar, termasuk yang menuju ke area organ keintiman.

Selain itu, pria yang memiliki darah tinggi juga biasanya rendah kadar testosteron dalam tubuhnya, sehingga inipun dapat memengaruhi kemampuan seksualnya.

Baca juga: Cara Menyeimbangkan Hormon Testosteron

Disfungsi ereksi karena darah tinggi juga dapat semakin parah kalau si pria juga merokok. Bagaimanapun juga, rokok tak hanya meningkatkan tekanan darah, namun juga menghambat kelancaran sirkulasinya.

Bukan hanya penyakitnya, namun juga obatnya

Ternyata bukan hanya hipertensi saja yang dapat memicu disfungsi ereksi, namun juga obat-obatan yang dipakai untuk mengatasi tekanan darah tinggi itu sendiri. Obat-obatan untuk mengatasi hipertensi seperti beta-blocker (penghambat beta) dan diuretik juga bisa memicu disfungsi ereksi.

Kalau penghambat beta memengaruhi fungsi sistem saraf, maka lain halnya dengan diuretik atau pil air dapat mengurangi aliran darah ke penis serta menyebabkan tubuh kehilangan zinc, mineral yang diperlukan tubuh untuk memproduksi testosteron.

Lalu, langkah apa yang harus dilakukan jika Anda mencurigai hipertensi atau obat-obatan yang dikonsumsilah yang menyebabkan disfungsi ereksi selama ini?

Anda dapat mengurangi komplikasi akibat tekanan darah tinggi ataupun efek samping obat-obatan tadi dengan mengubah gaya hidup. Selain dengan berhenti merokok, Anda juga harus berusaha mengontrol tekanan darah dengan cara alami seperti mengurangi asupan garam, menurunkan berat badan, dan berolahraga secara teratur.

Dan bila terpaksa minum obat, maka mintalah jenis lain yang tak menyebabkan disfungsi ereksi. Yang penting adalah pahami bahwa disfungsi ereksi itu dapat diatasi, dan dokter bisa membantu Anda untuk melakukannya.

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.

%d bloggers like this: