Herpes Genital

Pencegahan Herpes Genital

Penderita herpes genital dapat dengan mudah menyebarkan penyakit ini. Setiap orang dengan kondisi penyakit yang aktif harus menghindari kontak seksual ketika mereka menemukan adanya luka lecet terbuka.

Penggunaan kondom dapat membantu namun tidak mencegah penyakit ini 100%, karena tidak semua luka lecet ditutupi oleh kondom. Walaupun kemungkinan penyebaran penyakit meningkat ketika luka lecet timbul, penderita herpes genital masih dapat menularkan pada tingkat tertentu bahkan setelah mereka memperoleh pengobatan.

Tidak ada vaksin yang dapat mencegah infeksi herpes genital. Virus dapat kembali menjadi aktif dan ditularkan kepada pasangan seksual mereka bahkan ketika tidak ditemukan adanya gangguan kulit.

Pencegahan herpes genital dapat dilakukan dengan menunda hubungan seksual bersama pasangan yang sedang menderita simptom herpes genital. Hindari pula menggunakan alat bantu seks yang sama. Tunda pula berciuman bila ciri herpes genital muncul dalam bentuk cold sore di rongga mulut ataupun sekitar mulut.

Pencegahan herpes genital juga harus tetap dilakukan walau gejala telah hilang. Sebab, meskipun ciri-cirinya tak lagi muncul di permukaan kulit, bisa jadi virusnya tetap melekat di tubuh.

Selalu gunakan kondom saat berhubungan seksual, terutama jika anda kerap bergonta-ganti pasangan. Selain mencegah herpes genital, penggunaan kondom juga dapat menghindarkan anda dari penyakit menular seksual lainnya.

Namun karena kondom hanya melapisi penis, risiko penularan herpes genital tetap ada bila luka atau lecet muncul di bagian anus. Hindari seks anal atau bahkan urungkan niat berhubungan seks dengan pasangan yang menderita simptom herpes genital.

Penggunaan obat antivirus dapat mencegah penularan kepada pasangan penderita herpes genital. Hasil penelitian menunjukkan angka penurunan infeksi virus simtomatik maupun asimtomatik hingga 80-90%. Penelitian tentang keamanan dan efektivitas penggunaan antivirus tenovir pada vagina masih dalam penelitian, yang menunjukkan kemungkinan dapat menurunkan angka penularan virus HSV-2.