Herpes Genital

Gejala Herpes Genital

Gejala herpes genital biasanya tidak dirasakan penderitanya saat awal infeksi terjadi, sehingga tidak banyak penderita yang menyadari kondisinya. Sekitar tiga sampai tujuh hari hingga beberapa bulan kemudian, barulah biasanya tanda-tanda herpes genital muncul dan dapat dirasakan.

Gejala herpes genital biasanya muncul 3 hingga 7 hari setelah keberadaan virus HSV dirasakan oleh tubuh. Gejala dari penyakit menular seksual ini biasanya akan terasa paling sakit pada kali pertama infeksi terjadi dan akan berkurang pada gejala kambuhan berikutnya.

Ciri-ciri gejala herpes genital saat kemunculannya yang pertama ialah luka kecil yang meninggalkan bekas merah dan terbuka di sekitar alat kelamin. Penderita juga akan merasakan luka lecet di sekitar serviks (leher rahim), rasa sakit saat buang air kecil, dan rasa tidak enak badan seperti terkena flu.

Tanda-tanda tersebut biasanya akan bertahan hingga 20 hari. Namun luka akan sembuh perlahan-lahan dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan khusus.

Tetapi, meski tanda dan luka-luka infeksi tadi telah hilang, bukan berarti virus telah meninggalkan tubuh Anda. Virus tetap bertahan di dalam tubuh dan sewaktu-waktu, luka dan lecet di kulit sekitar kelamin akan muncul kembali.

Gejala yang muncul saat herpes genital kambuh untuk kedua kalinya ialah rasa gatal dan terbakar di sekitar kelamin. Luka dan lecet dengan bekas merah dan menganga di area kelamin pun akan muncul kembali. Begitu pula dengan luka lecet di bagian serviks.

Gejala yang muncul dari herpes genital kedua kalinya cenderung lebih singkat dan tak menyakitkan ketimbang yang pertama. Ini karena tubuh anda telah membentuk antibodi yang melawan virus HSV.

Gejala herpes genital terbagi ke dalam dua tahap penyakit, yaitu ketika infeksi pertama kali terjadi atau disebut juga tahap infeksi primer dan yang kedua adalah tahap ketika kekambuhan terjadi atau disebut sebagai tahap rekuren.

Infeksi Primer

Infeksi primer adalah infeksi virus saat pertama kali terjadi. Biasanya pada fase ini, penyakit herpes genital tidak memiliki gejala spesifik atau disebut juga asimtomatik.

Gejala yang timbul pada tahap ini adalah :

  • Gejala mirip penyakit flu yang timbul selama lima hingga tujuh hari. Gejala utamanya adalah nyeri otot dan demam.
  • Nyeri-kesemutan pada daerah genital, bokong, dan kaki.
  • Timbulnya luka kulit seperti melepuh atau lecet terbuka pada area genital (termasuk juga pada vagina dan serviks pada wanita, juga saluran uretra pada pria).
  • Luka timbul bilateral (terjadi pada bagian tubuh sisi kanan dan kiri).
  • Nyeri pada kelenjar limfe terutama pada lipat paha. Pada kasus primer, biasanya timbul di kedua sisi lipat paha.
  • Pembengkakan lokal berisi cairan.
  • Nyeri ketika buang air kecil.
  • Keluar cairan dari vagina atau saluran kencing uretra.

Nyeri sistemik (yang berdampak ke seluruh tubuh) lebih sering timbul pada penyakit herpes genital primer daripada pada tahap rekuren. Gejala ini dapat menetap hingga empat minggu apabila tidak diobati.

Infeksi Rekuren (Kambuhan)

Setelah terjadi infeksi primer yang pertama kali, virus lalu menjadi laten pada bagian syaraf yaitu ganglion syaraf sensoris lokal yang posisinya dekat dengan permukaan kulit.

Terjadi reaktivasi periodik, yaitu ketika virus terus berpindah dari ganglion syaraf menuju kulit. Ketika virus berada pada kulit, penderita akan mengalami luka. Pada masa reaktivasi ini, penyakit menjadi sangat menular.

Episode gejala pada tahap ini timbul lebih singkat daripada tahap primer, yaitu hingga sepuluh hari. Gejala yang timbul umumnya ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Luka yang timbul biasanya unilateral, atau hanya pada satu sisi tubuh saja, bagian kanan atau kiri.