Gonore

Pencegahan Gonore

Selain pengobatan, satu-satunya cara untuk menghindari berbagai komplikasi akibat infeksi gonore adalah melakukan beberapa metode pencegahan. Para ahli hingga detik ini masih belum dapat mengembangkan vaksin yang dapat mencegah terjadinya infeksi gonore. Pencegahan utama gonore adalah dengan melakukan abstinensia hubungan seks (tidak melakukan hubungan seksual) atau hanya melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang tidak terinfeksi.

Anda dapat mengurangi resiko, bukan mengeliminasi secara total, dengan cara melakukan hubungan seksual yang aman. Pastikan ketika anda akan melakukan hubungan seksual agar Anda :

  • Selalu menggunakan pengaman ketika melakukan hubungan seks. Menggunakan kondom berbahan lateks dapat menurunkan resiko infeksi menular seksual secara signifikan, termasuk infeksi gonore. Penyakit gonore memang dapat disembuhkan, akan tetapi ada beberapa infeksi menular seksual yang tidak bisa diobati. Selalu gunakan pengaman ketika melakukan hubungan seksual untuk mencegah terjadinya infeksi.
  • Selalu setia pada satu pasangan. Selain melakukan abstinensia seks, hubungan monogami jangka panjang dengan pasangan Anda yang bebas infeksi gonore merupakan cara terbaik untuk menghindari terinfeksi gonore dan infeksi menular seksual lainnya.
  • Pelajari sejarah seksual pasangan Anda. Komunikasikan kepada pasangan tentang sejarah hubungan seksual Anda sebelumnya dan juga sebaliknya, minta pasangan untuk terbuka soal sejarah seksualnya. Apabila di masa lalu Anda dan pasangan memiliki riwayat melakukan hubungan seksual berisiko tinggi, maka sebaiknya lakukan pemeriksaan dini untuk mendeteksi kemungkinan adanya infeksi gonore.
  • Minta pasangan Anda untuk melakukan tes penyakit menular seksual. Cari tahu apakah pasangan sudah melakukan tes atau tengah mengidap penyakit menular seksual termasuk gonore. Jika pasangan belum dites, sebaiknya minta dirinya untuk melakukan tes dini untuk pencegahan.
  • Pertimbangkan tes gonore secara berkala. Tes gonore berkala setiap satu tahun sekali sangat direkomendasikan untuk wanita di bawah umur 25 tahun yang sudah aktif secara seksual. Wanita yang berumur lebih dari 25 tahun mempunyai risiko yang lebih tinggi terhadap infeksi sehingga juga perlu melakukan tes berkala. Pria juga disarankan melakukan tes gonore, terlebih untuk pria penyuka sesama jenis atau yang berganti-ganti pasangan.

Khusus bagi wanita, dapat melakukan beberapa metode pencegahan sebagai berikut :

  • Hindari mencuci vagina dengan antiseptik kuat terlalu sering. Douching atau mencuci vagina dengan antiseptik kuat dapat membunuh bakteri normal yang ditemukan pada vagina. Akibatnya, perlindungan alami terhadap bakteri penyebab infeksi menular seksual menjadi tidak ada.
  • Bersihkan vagina dengan air dan sabun setelah melakukan aktivitas seksual. Teknik ini bisa membantu mengeliminasi parasit dan bakteri yang telah masuk ke dalam vagina.
  • Buang air kecil setelah melakukan aktivitas seksual. Hal ini dapat membantu mensekresikan keluar bakteri yang mungkin telah memasuki saluran kencing.
  • Lakukan pemeriksaan alat kelamin secara mandiri dan berkala. Hal ini dapat membantu Anda mengidentifikasi segala gejala dan kelainan yang timbul yang mungkin diakibatkan oleh infeksi gonore. Anda juga dapat melakukan deteksi dini dan pengobatan dini untuk menghindari terjadinya komplikasi yang lebih serius ke depannya.
  • Selalu waspada akan pertanda dan gejala yang timbul pada pasangan Anda. Apabila Anda melihat adanya gejala yang mungkin menunjukkan ke arah infeksi gonore, segera diskusikan untuk melakukan pemeriksaan deteksi dini untuk mencegah Anda terinfeksi dan menghindari komplikasi terjadi pada Anda dan pasangan.
  • Jangan melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang menunjukkan gambaran gejala infeksi menular seksual. Anda juga harus menghindari melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda yang sedang menjalani pengobatan gonore. Penyakit infeksi gonore dapat ditularkan kapan saja sampai waktu pengobatan telah selesai ditempuh.
  • Wanita hamil haruslah diperiksa kemungkinan terjadinya infeksi gonore. Jika memang kriteria diagnosa ditemukan, maka perlu segera diobati untuk mencegah komplikasi penularan kepada bayi yang akan dilahirkan.
  • Pemberian tetes mata bagi bayi yang baru lahir dari ibu penderita gonore. Hal ini untuk mencegah terjadinya infeksi gonore pada mata bayi.