Ejakulasi Dini

Pengobatan Ejakulasi Dini

Kondisi ejakulasi dini sebagian besar disebabkan oleh masalah psikologis, dan juga memiliki tingkat kemungkinan sembuh yang tinggi. Banyak kasus ejakulasi dini bisa membaik sepanjang waktu tanpa adanya penatalaksanaan khusus.

Pengobatan untuk mengatasi ejakulasi dini bisa diperlukan dan bisa juga tidak diperlukan tergantung dari tingkat keparahan penyebab dari ejakulasi dini juga kompleksitas masalah yang dialami penderita. Akan tetapi umumnya cara mengatasi ejakulasi dini pada pasien dilakukan dengan kombinasi perawatan dan pengobatan untuk mendapatkan hasil terapi yang lebih baik.

Obat yang digunakan antara lain obat topikal (obat luar) dan obat oral. Sampai saat ini belum ditemukan jenis obat-obatan yang spesifik mengatasi ejakulasi dini. Rata-rata jenis obat oral yang digunakan adalah obat antidepresan yang memiliki salah satu efek samping mengurasi durasi ejakulasi.

Namun jenis pengobatan ini bukanlah merupakan jenis pengobatan ejakulasi dini permanen karena sejauh ini belum ada studi untuk pengobatan ejakulasi dini permanen. Oleh karena itu jenis penatalaksanaan kombinasi antara obat oral dan terap stimulasi dan konseling masih merupakan jenis terapi pilihan untuk ejakulasi dini.

Sudah dilakukan beberapa penelitian teknik pengobatan alternatif untuk mengatasi ejakulasi dini, diantaranya yoga, meditasi, akupuntur dan obat-obatan herbal tradisional. Tidak hanya obat dokter, pengobatan ejakulasi dini tradisional juga bisa digunakan sebagai obat ejakulasi dini. Pengobatan ejakulasi dini tradisional diambil dari tanaman herbal atau rempah-rempah seperti cengkeh, kulit kayu manis, dan panax ginseng. Akan tetapi jenis penatalaksanaan ini masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi tingkat efektivitas dari jenis terapi.

Pengobatan Anestesi Topikal

Jenis pengobatan anestesi topikal yang digunakan untuk mengatasi ejakulasi dini diantaranya adalah krim anestesi atau obat semprot anestesi mengandung bahan yang membuat mati rasa seperti benzocaine, lidocaine, atau prilocaine

Produk anestesi topikal berbentuk krim atau cairan semprot digunakan pada penis sekitar 10 sampai 15 menit sebelum melakukan hubungan seksual untuk mengurangi sensasi dan menunda ejakulasi keluar terlalu cepat. Jenis anestesi topikal ada yang bisa didapatkan secara bebas dan ada juga yang harus sesuai resep dokter.

Walaupun anestesi topikal ini efektif dan mudah ditoleransi