Ejakulasi Dini

Komplikasi Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini dapat memberikan efek yang tidak diinginkan, baik terhadap kepercayaan diri si penderita maupun hubungan penderita dengan pasangannya. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa ejakulasi dini bisa mengakibatkan ketidakpuasan seksual, yaitu suatu perasaan ada yang hilang di dalam suatu hubungan dan gangguan keintiman.

Apabila kondisi ini tidak diatasi, pada akhirnya dapat menyebabkan peningkatan kondisi stres pikiran, masalah hubungan dengan pasangan, dan kondisi kesenggangan emosional yang makin meningkat. Penelitian tersebut juga menunjukkan adanya efek yang dapat merusak terhadap fungsi seksual dan hubungan dengan pasangan dan juga penurunan kualitas hidup, gangguan mental, ansietas, dan depresi.

Komplikasi dari ejakulasi dini lebih berdampak buruk kepada efek psikologis penderitanya. Perasaan rendah diri, gangguan kecemasan, depresi dan hilangnya kepercayaan diri merupakan salah satu dari contoh komplikasi ejakulasi dini.

Pria yang mengalami masalah seksual seperti ejakulasi dini pada akhirnya akan merasa tidak bisa memuaskan pasangannya. Apabila keluhan tersebut  sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Perlu diingat bahwa permasalahan kehidupan seksual dapat dialami oleh masing-masing individu, baik pria maupun wanita. Ejakulasi dini pun kerap dialami pria dewasa dengan latar belakang penyebab yang berbeda-beda.

Ejakulasi dini ada yang bisa sembuh dengan sendirinya, ada pula yang butuh penanganan lebih lanjut. Komplikasi ejakulasi dini dapat menjadi penyebab stres berkelanjutan, namun sebaliknya ada kemungkinan bahwa streslah yang menjadi penyebab ejakulasi dini. Maka sebaiknya, Anda kunjungi dokter untuk memastikan penyebab ejakulasi dini yang dialami.

Jika ejakulasi dini yang dialami masih pada frekuensi yang tidak sering atau hanya sesekali, cobalah untuk mengatur pola hidup yang lebih sehat serta hindari hal-hal penyebab stres dan pilih lingkungan yang lebih positif.