Dysmenorrhoea

Perawatan Dysmenorrhoea

Dysmenorrhoea bukanlah suatu gejala penyakit yang terminal. Apabila dilakukan perawatan yang tepat dan pemeriksaan yang akurat mengenai penyebab gejala dysmenorrhoea, maka kondisi ini dapat disembuhkan dengan mudah.

Perawatan dysmenorrhoea terbagi ke dalam tiga kategori besar yang dapat Anda lakukan dengan mudah dan tidak rumit.

Perubahan Gaya Hidup

Gaya hidup sehat sudah tentu memberikan efek yang sangat baik terhadap tingkat kesehatan tubuh Anda, termasuk juga untuk kondisi dysmenorrhoea. Banyak penelitian menunjukkan hubungan antara merokok, minum alkohol, pola makan, dan juga olahraga terhadap gejala dysmenorrhoea. Dengan menerapkan hidup sehat, mengurangi merokok, berhenti minum alkohol, menjaga pola makan dan mulai olahraga teratur maka dysmenorrhoea bisa lebih teratasi.

Teknik Swadaya

Ada banyak perawatan dysmenorrhoea ringan yang dapat dilakukan oleh Anda sendiri di rumah. Saat merasakan kram perut dan nyeri menstruasi, hal pertama yang harus Anda lakukan ialah beristirahat dan berbaring.

Ganjal bagian bawah lutut anda dengan bantal. Lalu tempatkan bantalan atau botol berisi air hangat pada perut atau punggung anda.

Rasa hangat dari botol atau bantalan tadi akan membantu mengurangi rasa sakit dan memberi efek menenangkan. Mandi air hangat juga dapat membantu meredakan rasa nyeri. Beberapa wanita melaporkan bahwa mengonsumsi teh hangat bisa sangat membantu mengurangi gejala dysmenorrhoea. Teh camomile dapat memberikan efek rileks dan membantu mengurangi gejala nyeri.

Bila hal tadi belum membantu, pijatlah dengan lembut perut bagian bawah Anda. Lakukan peregangan ringan untuk melemaskan otot. Berjalanlah di dalam ruangan atau lakukan stretching. Olahraga ringan akan membantu melancarkan sirkulasi darah. Hal mengejutkan lainnya yang dapat menjadi terapi hebat bagi nyeri haid ialah melakukan hubungan seks dan mencapai orgasme.

Perawatan Alternatif

Perawatan dysmenorrhoea lainnya yang dapat Anda coba ialah hipnosis, pengobatan herbal, dan akupunktur. Namun berhati-hatilah dengan pengobatan herbal. “Alami” tidak berarti bebas efek samping. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum Anda mencoba beberapa pengobatan herbal.