Dysmenorrhoea

Pengertian Dysmenorrhoea

Dysmenorrhoea adalah gangguan menstruasi yang kerap dialami wanita sepanjang periode menstruasi. Pengertian dysmenorrhoea atau nyeri menstruasi adalah rasa kram pada bagian perut di bawah pusat yang dapat menjalar hingga ke punggung. Gangguan ini dapat pula merujuk pada keadaan terganggunya aliran menstruasi.

Sebenarnya, sangat wajar bagi wanita mengalami rasa nyeri saat haid, asal level nyeri yang dialami tidak sampai mengganggu aktivitas. Setidaknya, 10% wanita mengalami hal ini. Pengertian dysmenorrhoea dapat dibagi lagi ke dalam dua tipe, yakni dysmenorrhoea primer dan dysmenorrhoea sekunder.

Dysmenorrhoea Primer

Dysmenorrhoea primer disebut juga gejala kram menstruasi umum. Tipe dysmenorrhoea ini cenderung dianggap sebagai salah satu fase menstruasi. Kondisi dysmenorrhoea primer bukanlah disebabkan oleh suatu kondisi yang serius. Rasa sakitnya terasa di perut bagian bawah dan menjalar hingga punggung. Biasanya timbul enam bulan hingga satu tahun setelah menarche (menstruasi pertama). Dysmenorrhoea primer biasanya berjalan sesaat sebelum menstruasi hingga menstruasi hari ke-satu atau ke-tiga. Dysmenorrhoea primer adalah tipe yang paling umum dan dialami oleh 50% wanita. Tipe ini dialami oleh wanita pada usia remaja dan rasa sakitnya akan menurun seiring bertambahnya usia, terutama setelah mengalami masa kehamilan.

Dysmenorrhoea Sekunder

Berbeda dengan tipe primer, dysmenorrhoea sekunder lebih sering dikaitkan dengan penyebab penyakit lain, seperti endometriosis dan fibroid uterinal. Nyeri yang timbul terasa sangat berat dan dapat berlangsung sepanjang periode menstruasi berjalan. Dalam kategori ini, dysmenorrhoea dianggap sebagai gejala dari penyakit ginekologi lain yang lebih serius. Untuk menanganinya, diperlukan bantuan tenaga medis hingga tindakan operasi. Dysmenorrhoea sekunder kerap menyerang wanita di usia dewasa, sekitar 20 tahun hingga 30 tahun. Dysmenorrhoea dianggap sebagai tipe sekunder bila rasa sakitnya berlebih dan mengganggu aktivitas sehari-hari.