Disfungsi Ereksi Bisa Disebabkan Konsumsi Obat Tertentu

Tips Sehat

Sudah bukan rahasia lagi kalau salah satu penyebab disfungsi ereksi adalah akibat efek samping obat tertentu. Karena salah satu obat yang dimaksud berkaitan erat dengan penyakit darah tinggi, maka pertanyaannya sekarang, adakah obat hipertensi yang tidak menyebabkan disfungsi ereksi? Simak jawabannya berikut ini.

penyebab disfungsi ereksi

TAK hanya menyebabkan disfungsi ereksi saja, beberapa jenis obat juga bisa menimbulkan masalah seksual lainnya seperti menurunnya hasrat seksual, ejakulasi lambat, hingga sulit orgasme. Maka dari itu, tak heran kalau beberapa pria kemudian berhenti mengonsumsi obat tekanan darah tinggi atau depresi.

Lantas, obat apa saja yang menjadi penyebab disfungsi ereksi?

Sayangnya, ada cukup banyak obat yang menjadi penyebab disfungsi ereksi. Semoga saja obat yang Anda konsumsi tak termasuk dalam daftar di bawah ini. Namun kalau Anda menduga bahwa obat yang diminum merupakan penyebab mengapa Anda mengalami disfungsi ereksi, maka jangan segan mengonsultasikannya pada dokter.

Berikut beberapa jenis obat yang seringkali menyebabkan disfungsi ereksi:

  • Kemoterapi kanker seperti Myleran (busulfan) dan Cytoxan (cyclophosphamide)
  • Obat hipertensi tipe diuretik seperti HydroDiuril (hydrochlorothiazide) maupun penghambat beta seperti Inderal (propranolol)
  • Obat unttuk masalah kejiwaan/antidepresan, seperti Paxil (paroxetine), Zoloft (sertraline), dan anti-skizofrenia seperti Seroquel (quetiapine)
  • Obat penenang seperti valium (diazepam)
  • Obat hormon untuk kanker prostat, misalnya Eulexin (flutamide) dan Lupron (leuprolide)
  • Propecia (finasteride) yang dipakai untuk merawat pembesaran prostat dan kebotakan

Baca juga: Bisakah Ereksi Setelah Pengobatan Kanker Prostat?

Obat-obatan lain yang kadangkala menyebabkan disfungsi ereksi:

  • Penghambat H2 seperti Tagamet (cimetidine) dan Zantac (ranitidine)
  • Antihistamin/obat alergi seperti Benadryl (diphenhydramine) dan Vistaril (hydroxyzine)
  • Antibiotik untuk mengatasi infeksi jamur kulit seperti Nizoral (ketoconazole)
  • NSAIDs/obat pereda rasa sakit seperti Naprosyn (naproxen) yang dikonsumsi teratur

Minuman atau obat terlarang lain yang juga memicu disfungsi ereksi:

  • Alkohol
  • Amphetamine: Dexedrine (dextroamphetamine)
  • Obat bius tidur seperti Phenobarbital
  • Kokain
  • Ganja
  • Methadone
  • Nikotin dari rokok
  • Opium seperti heroin dan OxyContin

Seiring berjalannya waktu, obat terlarang di atas bukan hanya bisa menyebabkan disfungsi ereksi permanen saja, namun juga kerusakan pembuluh darah.

Bagaimana kalau obat yang saya minum memang memicu disfungsi ereksi?

Jika Anda langsung mengalami disfungsi ereksi beberapa waktu setelah minum obat yang baru diberikan dokter, maka besar kemungkinan kalau obat tersebut memang menimbulkan efek samping bagi Anda. Sebab pada beberapa kasus, disfungsi ereksi  biasanya baru muncul setelah obat dikonsumsi beberapa bulan lamanya.

Kalau Anda menyangka obat hipertensi yang sedang dikonsumsi menyebabkan disfungsi ereksi, maka jangan sekali-sekali menghentikan pemakaiannya tanpa berkonsultasi dengan dokter. Untuk mengatasinya, biasanya dokter akan memilih salah satu dari 2 alternatif, apakah itu dengan menurunkan dosisnya atau mengganti dengan obat hipertensi yang tidak menyebabkan disfungsi ereksi.

Anda yang merokok pasti juga diimbau untuk segera berhenti. Dan bila ternyata dalam praktiknya, tidak ada obat lain yang bisa mengatasi penyakit Anda tanpa menimbulkan efek samping, maka dokter mungkin akan meminta Anda untuk mengonsumsi obat tambahan guna mengatasi gangguan seksual yang muncul.

Baca juga: 10 Penyebab Utama Disfungsi Ereksi

Jika dirasa aman bagi kesehatan Anda, dokter mungkin akan meresepkan Cialis (tadalafil), Levitra (vardenafil), atau Viagra (sildenafil). Namun bila tidak, dokter mungkin akan menggunakan cara lain untuk mengatasi masalah seksual, misalnya dengan injeksi hormon ke penis menggunakan Caverject (Alprostadil) atau Muse.

Hal penting yang harus diperhatikan baik-baik

  • Jangan menghentikan konsumsi obat dengan tiba-tiba karena bisa membuat penyakit bertambah parah.
  • Begitu obat yang menyebabkan disfungsi ereksi diganti, maka Anda biasanya bisa berereksi dengan normal lagi setelah beberapa bulan. Namun bila kondisi ini berlanjut, maka bisa jadi gangguan seksual yang dialami disebabkan oleh faktor lain. Untuk memastikannya, Anda perlu periksa ke dokter.
  • Yang terakhir, jangan malu untuk terbuka pada dokter karena disfungsi ereksi bisa membuat Anda maupun pasangan stres serta tidak harmonis.

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.