Diabetes Gestational

Pengertian Diabetes Gestational

Diabetes gestasional adalah diabetes yang hanya dialami oleh ibu hamil. Jika seorang ibu hamil mengalami diabetes gestasional, bayi yang dikandungnya masih dapat tumbuh sehat dengan bantuan dokter asalkan melakukan beberapa hal yang dapat mengendalikan gula darah.

Kondisi kelainan kehamilan diabetes gestasional akan hilang setelah ibu hamil melahirkan bayinya. Diabetes gestasional memungkinkan ibu hamil mengidap diabetes tipe dua di kemudian hari namun kemungkinannya sangat kecil.

Pada masa kehamilan, plasenta bayi memproduksi hormon yang dapat menyebabkan level gula darah menjadi tinggi. Normalnya, pankreas ibu hamil memproduksi insulin yang cukup untuk mengatasinya. Penyebab diabetes gestasional adalah ketika pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup dan membuat level gula darah terus naik.

Diabetes gestasional lebih berisiko terjadi pada ibu hamil yang sebelumnya mempunyai berat badan berlebih, selain itu faktor genetik dan ras juga mempengaruhi. Jika Anda seorang kulit hitam, Asia, hispanik atau suku Indian maka Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes gestasional. Jika salah satu anggota keluarga mengidap diabetes atau sebelumnya Anda pernah mengidap diabetes gestasional, maka kemungkinan besar Anda bisa mengalami keadaan ini.

Ibu hamil bisa melakukan tes untuk melihat apakah mereka mengidap diabetes gestasional pada usia kehamilan antara 24 – 28 minggu. Dalam melakukan tes diabetes, dokter akan menyuruh pasien untuk meminum minuman manis yang akan menaikkan kadar gula darah.

Setelah satu jam, sampel darah akan diambil untuk melihat bagaimana tubuh pasien menangani kadar gula darah tersebut. Jika pasien terkena diabetes gestasional, nantinya dokter akan menyarankan asupan makanan yang sehat dan obat yang akan diperlukan.