Coklat Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Banyak anggapan bahwa coklat dapat membuat gemuk. Faktanya, ada jenis coklat untuk diet, sehingga Anda dapat mengikuti cara diet dengan coklat. Karena itulah, coklat dapat menjadi alternatif diet yang tidak menyiksa Anda.

SIAPA yang tidak suka coklat? Coklat menjadi satu hal yang disukai banyak orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun, ada anggapan coklat dapat mempunyai efek menaikkan berat badan jika dikonsumsi terus menerus.

Faktanya, coklat justru dapat menjadi salah satu cara menurunkan berat badan. Menurut ahli gizi, Isabel Smith, MS, RD, CDN, coklat dapat menurunkan berat badan. Pilihlah jenis coklat untuk diet yang mempunyai kadar coklat di atas 70%, serta tidak mengandung tambahan gula, pemanis buatan, atau susu.

Ada 5 hal yang patut diperhatikan saat ingin melakukan cara diet dengan coklat.

Coklat mengurangi hasrat untuk makan berlebih

Pasti Anda pernah merasakan keinginan untuk membeli suatu jenis makanan tertentu dan mengonsumsinya saat itu juga. Hal itu normal, tetapi jika Anda ingin mengurangi berat badan, Anda perlu mengendalikan hasrat itu.

Menurut pakar gizi Maria-Paula Carrillo, M.S., R.D.N., L.D., mengonsumsi coklat dalam jumlah yang sedikit dapat membantu mengendalikan hasrat makan Anda dan dapat membantu menjaga berat badan Anda. Jika Anda ingin mengonsumsi makanan tertentu, gantilah dengan cemilan coklat.

Cara diet dengan coklat ini dapat membantu mengurangi rasa lapar yang berlebihan dan perlu diingat, coklat yang dimaksud adalah coklat yang murni mengandung kakao dan tidak mengandung bahan lain.

Baca juga:

Coklat mengurangi lemak

Menurut penelitian American Chemical Society’s Journal of Agricultural and Food Chemistry, coklat mengandung flavanols yang membantu menurunkan kadar gula dalam darah dan juga mengurangi lemak dalam tubuh.

Flavanols adalah nutrisi nabati yang banyak terkandung dalam dark chocolate daripada coklat susu. Cukup dengan mengonsumsi 1 atau 2 potong coklat sebagai makanan pencuci mulut dapat menjadi pilihan cara menurunkan berat badan yang mudah.

Coklat dapat membantu mengontrol nafsu makan

Percaya atau tidak, coklat mengandung serat yang membantu menjaga nafsu makan Anda dan meningkatkan rasa kenyang. Satu bar 3,5 ons dark chocolate 70% mengandung 16% asupan serat harian yang direkomendasikan untuk tubuh Anda.

Makanan lain seperti oatmeal atau sayur brokoli juga mengandung serat yang tinggi dan baik untuk tubuh. Namun, Anda dapat memilih alternatif coklat sebagai cara menurunkan berat badan, juga untuk menjaga keseimbangan porsi makan Anda.

Anda dapat mengonsumsi coklat sebagai pengganti sarapan atau 5 menit setelah makan siang ataupun makan malam. Coklat ini dapat juga dikonsumsi 20 menit sebelum makan siang atau makan malam.

Ingat, satu atau dua potong coklat sudah sangat mencukupi untuk asupan serat dalam tubuh dan dapat membantu mengontrol nafsu makan Anda.

Baca juga: 7 Trik untuk Mengontrol Nafsu Makan Berlebih

Coklat membantu mengurangi stres

Stres dapat memicu kenaikan berat badan karena kadar kortisol yang melonjak, sehingga meningkatkan nafsu makan dan mendorong Anda untuk makan karena ‘nafsu’, bukan karena benar-benar lapar. Akibatnya, Anda terlalu banyak makan dan tidak disadari berat badan pun turut meningkat.

Jika Anda bisa mengatur tingkat stres, maka Anda pun dapat mengendalikan apa yang masuk ke mulut Anda dengan lebih baik. Banyak yang berasumsi, saat stres datang, coklat dapat membantu mengembalikan mood.

Fakta membuktikan bahwa dark chocolate dapat membantu Anda rileks. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Proteome Research, dark chocolate meningkatkan kadar serotonin dan endorfin di otak, yang membantu meringankan perasaan stres atau kecemasanm, serta meningkatkan mood..

Coklat membantu mengurangi radang dalam tubuh

Saat tubuh Anda mengalami peradangan, tandanya ada masalah pada sel dalam tubuh. Radang kronis tidak hanya terkait dengan penyakit jantung, kanker, atau diabetes, tetapi juga ada hubungannya dengan tingkatan jumlah insulin dalam tubuh. Lebih lanjut lagi, hal ini menimbulkan rasa lapar yang tidak biasa dan menurunkan metabolisme tubuh.

Mengonsumsi dark chocolate dapat mengembalikan kerusakan sel akibat peradangan. Berdasarkan sebuah studi American Journal of Clinical Nutrition,  kandungan flavanol dalam kakao mengandung anti-inflamasi yang memperbaiki metabolisme tubuh saat terjadi peradangan. Anda dapat mencampurkan kakao dengan yogurt, oatmeal, atau smoothies.

Baca juga: Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Bantu Membakar Lemak

Sekarang Anda tidak perlu khawatir coklat dapat membuat Anda gemuk. Anda tetap mengonsumsi coklat dengan kadar yang seimbang. Konsumsilah jenis coklat untuk diet seperti dark chocolate yang baik untuk tubuh. Jangan lupa untuk mengimbanginya dengan olahraga yang teratur untuk mendapatkan berat badan yang ideal dan tubuh pun semakin sehat. Selamat makan coklat!

An owl who likes coffee, movies and humanity.

%d bloggers like this: