Cara Memulihkan Hubungan setelah Perselingkuhan

Memutuskan tetap bersama setelah perselingkuhan adalah hal yang menantang. Trauma pasca perselingkuhan pasti ada. Namun, jika Anda telah memutuskan untuk tetap tinggal, Anda mesti yakin bahwa Anda dapat melewatinya. Simak cara memperbaiki hubungan setelah selingkuh berikut ini untuk mendapatkan kembali keintiman Anda dengan pasangan.

trauma pasca perselingkuhan

PERSELINGKUHAN tidak pernah berakhir menyenangkan bagi siapapun, baik bagi pihak yang berselingkuh maupun bagi pihak yang diselingkuhi. Trauma pasca perselingkuhan pasti ada. Maka, tak heran bila akhirnya pasangan yang diselingkuhi memutuskan untuk mengakhiri hubungan.

Namun, bila Anda tak seperti pasangan kebanyakan dan memutuskan masih bersama setelah kasus perselingkuhan yang menyakitkan, maka Anda harus kagum pada diri sendiri atas keberanian Anda. Di lain sisi, Anda harus pula mengakui bahwa cara memperbaiki hubungan setelah selingkuh dan menghapus trauma pasca perselingkuhan tidaklah mudah.

Namun, mengapa sih ada orang yang mau tetap bersama setelah diselingkuhi? Biasanya, hal ini dilakukan oleh pasangan yang yakin bahwa mereka dapat melaju ke jenjang hubungan berikutnya yang lebih intim dan kuat. Pasangan ini juga biasanya yakin pada kebaikan yang ada dalam hubungan mereka.

Nah, supaya tujuan Anda dapat tercapai, mungkin ada baiknya Anda menyimak cara memperbaiki hubungan setelah selingkuh yang dikutip dari yourtango.com berikut ini.

Fokus pada Alasan Kembali Bersama

Banyak yang mengesampingkan trauma pasca perselingkuhan dan memutuskan kembali bersama. Alasan utamanya biasanya mencakup kebutuhan akan dukungan sosial, memiliki motivasi yang kuat untuk kembali bersama, atau sekadar ingin menunjukkan kebaikan dan jiwa pemaaf yang dimiliki.

Yang perlu Anda ingat adalah Anda memerlukan banyak energi untuk memperbaiki kembali hubungan dan kepercayaan yang telah rusak akibat perselingkuhan. Oleh karena itu, fokuslah pada alasan Anda membina kembali hubungan. Entah itu karena anak-anak, alasan materil, atau sekadar karena Anda telah merasa cocok pada pasangan.

Jika merasa tak dapat memperbaikinya berdua, Anda dapat meminta bantuan terapis atau konselor. Atau, jika Anda adalah pihak yang tak bersalah, Anda dapat menunjukkan perilaku positif pada pasangan dan berlaku seolah Anda sudah melupakannya (walau mungkin belum). Ini akan membuatnya merasa diterima dan dimaafkan. Yap, tentunya dengan catatan ia sudah benar-benar minta maaf dan menunjukkan perubahan.

Power Ada pada Anda yang Tak Bersalah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perilaku Anda sebagai pihak yang tak bersalah sangat diperhitungkan. Sebab, wajar jika pihak yang salah berbuat baik. Ia akan berbuat apapun untuk menebus kesalahannya.

Namun, jika Anda sebagai pihak yang tak bersalah menunjukkan umpan balik yang positif, ini akan mempercepat pulihnya hubungan Anda. Memang, butuh kesabaran dan hati yang luar biasa lapang untuk melakukan ini. Anda harus yakin Anda mampu melakukannya.

Sedari awal, dengan menerimanya kembali saja, Anda sudah menunjukkan bahwa Anda memiliki hati yang besar dan jiwa yang pemaaf. Inilah yang harus Anda pertahankan. Tidak menyebut-nyebut perselingkuhan yang telah dilakukan pasangan akan memberi dampak yang sangat besar. Memilih memaafkan daripada membalas dendam dapat membuat hubungan pulih lebih cepat.

Baca juga:Si Dia Ketahuan Selingkuh? Ini yang Harus Dilakukan

Lakukan Tindakan Proaktif

Langkah ini hampir sama dengan langkah lain yang telah disebutkan sebelumnya. Anda, bersalah ataupun tidak, perlu menunjukkan pada pasangan bahwa Anda memang ingin melanjutkan hubungan ini.

Tindakan proaktif seperti mau ikut terapi, membeli bunga, atau pergi kencan bersama dapat mengembalikan rasa cinta yang mungkin sebelumnya tertutup dengan rasa bersalah atau amarah. Hal lain yang tak kalah penting adalah komunikasi. Meski menyakitkan, bicarakan pada pasangan Anda apa yang menjadi sebab perselingkuhan agar keduanya dapat sama-sama belajar.

nuriamalia

passionate writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin konsultasi dengan ahlinya? Tanya kepada dokter atau psikolog.

Buat Pertanyaan
    • Malam dokter.. Saya perempuan 26 tahun.. Saya terakhir menstruasi pada tanggal 10 September.. Setelah itu mulai tanggal 14 September sudah mulai berhubungan denga pasangan.. Yang ingjn saya tanyakan, apakah bisa kemungkinan hamil? Yang kedua, pada saat selesai berhubungan muncul bercak darah. Apakah itu berbahaya atau tidak? Terimakasih

    • 1 Balasan 8 months ago

    • Assalamualaikum dok saya mau menanyakan kan saya awal menstruasi tanggal 8 agustus lalu kalau lewat dari tanggal 8 september akan terjadi sesuatu atau saya hamil ya dok, dan 2 hari ini saya mengalami flek coklat sebelum tanggal menstruasi saya gitu dok ? Semoga di jawab ya dok

    • 1 Balasan 9 months ago

    • Selamat sore dok Mau tanya, sy baru menikah tgl 18 bulan 8 kemarin. Awal menstruasi tanggal 9. Sampai sekarang saya belum ada tanda-tanda hamil. Padahal haid sy teratur tiap bulanny, tapi haid saya setiap hari pertama selalu sangat sakit. Dan setiap sy dan suami brhubungan, keluar cairan kental(lendir) bening berwarna orange kemerahan seperti darah. apakah  … Read more

    • 1 Balasan 9 months ago