Bisakah Kehamilan Ektopik Diselamatkan?

Kehamilan ektopik adalah saat bayi berada di tempat selain uterus, dimana sebagian besar kasus terjadi di dalam saluran tuba (tuba falopi). Lalu, apakah kehamilan ektopik bisa diselamatkan?

kasus kehamilan ektopik

KASUS kehamilan ektopik adalah saat bayi yang harusnya berada dalam uterus, tetapi berada di tempat lain-sebagian besar di dalam saluran tuba, karena itu merupakan tabung yang menghubungkan ovarium ke rahim Anda. Itulah kenapa, terkadang kehamilan ektopik disebut kehamilan tuba. Karena janin tumbuh di dalam tuba, ini dapat menyebabkan tuba meledak terbuka yang dapat menyebabkan pendarahan masif dan mengancam janin dan sang ibu.

Jika dinyatakan mengalami kehamilan ektopik, Anda pasti mencari cara untuk menyelamatkan sang bayi dan diri Anda sendiri.

Apakah Kehamilan Ektopik Bisa Diselamatkan?

Kasus kehamilan ektopik terjadi sebanyak satu hingga dua persen dalam setiap kehamilan, merujuk pada artikel pada 2014 dalam American Family Physician, dan ini bagian yang paling berat untuk diterima pada calon ibu, kehamilan ektopik tidak dapat diselamatkan.

Ketika janin tumbuh di tempat selain uterus, maka kehamilan tersebut menimbulkan risiko bagi kesehatan ibu, percaya atau tidak, ini malah berakibat fatal, jika kehamilan tidak dihentikan. Bagian paling menyedihkan, belum ada teknologi kesehatan yang dapat memindahkan janin Anda dari saluran tuba ke uterus.

Sebagian besar kasus kehamilan ektopik tumbuh di dalam tuba falopi. Selama kehamilan tuba, janin tidak akan pernah bisa lahir dengan selamat (hidup). Jika janin terus dibiarkan tumbuh, tabung falopi yang kecil itu akan meledak, kemungkinan sebelum akhir trimester pertama.

Jika kehamilan ektopik pecah, sang ibu bisa menderita komplikasi serius dan mengancam jiwa sang ibu. Faktanya, kehamilan ektopik yang pecah merupakan penyebab utama kematian ibu saat hamil. Adapun pengobatan yang dilakukan oleh dokter adalah untuk menghentikan kehamilan demi keselamatan sang ibu.

Kasus Langka: Kehamilan Ektopik Dapat Diselamatkan

Anda mungkin pernah membaca beberapa artikel mengenai kasus langka yaitu kehamilan ektopik dapat diselamatkan. Jadi, apakah kehamilan ektopik bisa diselamatkan? Saat Anda membaca artikel seperti itu, ada dua poin penting yang harus menjadi perhatian Anda.

Pertama, ada kasus kehamilan ektopik yang terjadi di perut, sehingga disebut kehamilan perut. Pada kehamilan perut, janin tidak tumbuh dalam uterus atau saluran tuba, tetapi di tempat lain di dalam perut, seperti di hati atau organ lain yang dapat menyuplai darah dengan baik. Kemungkinan kehamilan seperti itu dapat terjadi dan dapat berkembang dengan layak juga sangat amat kecil.

Kedua, meskipun kehamilan ektopik perut secara teori dapat berkembang ke keadaan yang layak, namun hal itu langka dan sangat berisiko untuk kesehatan sang ibu, karena kemungkinan pendarahan (kehilangan darah) saat melahirkan.

Tanyakan pada diri Anda, apakah kehamilan ektopik bisa diselamatkan?

Apa yang Menyebabkan Wanita Berisiko Kehamilan Ektopik?

Beberapa faktor dapat menyebabkan wanita berisiko tinggi mengalami kehamilan ektopik, terutama karena hal tersebut menyebabkan kerusakan pada salah satu atau kedua tuba falopi. Berikut ini faktor yang menurut American College of Obstetrics and Gynecology:
• Usia yang tidak lagi muda saat hamil
• Merokok
• Sang ibu terpapar dietistilbestrol (DES) selama kehamilan
• Adanya riwayat infertifilitas atau endrometriosis
• Adanya riwayat kehamilan ektopik, operasi panggul atau perut, atau operasi saluran tuba
• Adanya riwayat infeksi menular seksual (IMS) atau penyakit radang panggul

Baca juga: Waspadai Nyeri Panggul, Gejala Awal Penyakit Wanita

Apa Gejala Kehamilan Ektopik?

Gejala kehamilan ektopik antara lain nyeri akut pada bagian dalam atau luar perut, panggul bahu atau bagian leher. Tanda lainnya dan merupakan gejala kehamilan ektopik adalah pendarahan vagina yang terjadi di luar periode menstruasi, disertai pusing, lemah dan pingsan.

Kasus kehamilan ektopik begitu berbahaya bagi keselamatan ibu dan janin.Untuk itu, jika saat ini Anda tengah merasa mengalami gejala tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Bisa jadi Anda mengalami gejala kehamilan ektopik bahkan sebelum menyadari bahwa Anda sedang hamil.

laugh like a spongebob, kerupuk lovers. kopi hitam lovers. nocturnal.

%d bloggers like this: