Bagaimana Cara Kerja Obat Kuat Pria Viagra?

Tips Sehat

Sudahkah Anda mengenal Viagra Anda? Mengetahui  cara pakai Viagra, cara kerja Viagra atau dosis Viagra untuk pemula?

cara kerja viagra

PRIA dari segala umur merasa menjadi seperti layaknya pemuda yang baru secara seksual berkat sebuah pil biru kecil yang disebut Viagra. Pil biru bernama Viagra tersebut biasa digunakan untuk mengobati masalah disfungsi ereksi (DE) atau impotensi seperti yang sering disebut kebanyakan orang.

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya, mari kita mengenal lebih lanjut tentang Viagra, tentang cara kerja Viagra, cara pakai Viagra, serta dosis Viagra untuk pemula.

Bagaimana cara Viagra bekerja?

Viagra atau sildenafil adalah obat yang termasuk dalam kelompok obat yang menunda enzim bernama phosphodiesterase agar tidak bekerja terlalu cepat.

Cara kerja Viagra adalah dengan melakukan pengendalian terhadap phosphodiesterase, sildenafil membantu untuk mempertahankan ereksi yang dihasilkan saat penis dirangsang secara fisik. Dengan menggunakan Viagra, penis yang sebelumnya sangat sensitif saat ereksi akan lebih tahan terhadap rangsangan sehingga menunda ejakulasi.

Baca juga: Ini Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Viagra

Bagaimana menentukan dosis Viagra?

Viagra tersedia dalam tablet dengan berukuran dosis 25mg, 50mg, dan 100mg.

  • Pria dengan usia hingga 65 tahun – Biasanya dimulai dengan Viagra 50mg yang  dikonsumsi melalui oral. Dosis ini biasanya diresepkan untuk diminum sekali sehari, 30 menit sampai 4 jam sebelum melakukan hubungan intim. Saat dosis 50mg tidak efektif, dokter biasanya akan meresepkan 100mg untuk diminum sekali sehari 30 menit sampai 4 jam sebelum berhubungan intim.
  • Pria dengan usia lebih dari 65 tahun – Seringkali dosis untuk usia ini dimulai dari yang lebih rendah, seperti 25mg. Diperlukan untuk dikonsumsi dalam waktu 30 menit sampai 4 jam sebelum melakukan hubungan seksual. Dalam beberapa keadaan, pria yang lebih tua dari usia 65 mungkin akan mengalami kenaikan dosis untuk mendapatkan manfaatnya.

Peringatan Penting – Dalam keadaan apapun, Anda tidak akan diperbolehkan untuk menaikkan dosis Viagra tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. Penentuan dosis dalam penggunaan Viagra sangat penting untuk dikonsultasikan terlebih dahulu, agar kesehatan Anda tetap terjaga.

Apa efek samping yang mungkin disebabkan oleh Viagra?

  • Sakit kepala
  • Mulas
  • Diare
  • Merasakan panas
  • Mimisan
  • Gangguan tidur
  • Mati rasa, kesemutan, atau merasa terbakar
  • Sakit pada otot
  • Perubahan penglihatan warna
  • Perubahan kepekaan terhadap cahaya/sensitif terhadap cahaya

Efek samping yang terjadi secara serius akan mengharuskan seseorang sekitar Anda untuk segera menghubungi dokter. Termasuk saat penglihatan Anda menjadi buram, kehilangan penglihatan, pingsan, pusing, nyeri dada, sulit bernapas, sulit mendengar, berdering di telinga, ruam, nyeri saat kencing, ereksi yang menyakitkan, atau ereksi yang berlangsung lebih dari 4 jam.

Baca juga: 6 Pengobatan Impotensi Paling Populer

Konsumsi Viagra dalam tahap aman

Jika Anda merasa Anda memerlukan Viagra, harap segera temui dokter Anda dan tanyakan tentang pemeriksaan dan resep untuk mengatasi disfungsi ereksi Anda. Jangan memesan Viagra secara Online terlebih dahulu.

FDA memperingatkan tentang potensi bahaya untuk mendapatkan produk seperti Viagra palsu melalui Internet, karena keamanan mereka belum dipelajari, dan ramuannya mungkin berbahaya bagi konsumen. Jika Anda ingin membeli secara online, belilah di toko yang Anda percayai kualitas dan keamanannya.

Selain itu, penggunaan Viagra dapat dikaitkan dengan tingkat perilaku seks anal tanpa kondom dengan pasangan HIV-positif, menurut sebuah penelitian AIDS tahun 2002. Mempraktikkan seks aman, terlepas dari apakah Anda menggunakan Viagra atau tidak, sangat penting untuk kesehatan seksual dan kesehatan pasangan Anda sendiri. Bijaklah saat Anda akan melakukan hubungan seksual.

%d bloggers like this: