9 Gejala Radang Panggul Paling Umum Yang Harus Diwaspadai

Memang radang panggul bisa sembuh, namun penyakit ini tetap saja berisiko kematian. Oleh sebab itu, penting sekali bagi kita untuk tahu apa saja gejala radang panggul pada wanita yang paling sering dialami.

gejala radang panggul pada wanita

BANYAK perempuan berpikir, kram parah atau gejala flu yang dialami saat menstruasi merupakan hal yang wajar. “Toh bukan saya saja yang mengalaminya. Banyak juga, kok, teman saya yang mengalami nyeri haid serupa,” demikian bantah mereka. Namun hanya karena banyak wanita mengalaminya, tak berarti ‘kondisi itu’ bukanlah apa-apa. Sebaliknya, kondisi tidak nyaman yang disebutkan tadi bisa jadi termasuk gejala radang panggul pada wanita.

Apa saja tipe gejala radang panggul?

Faktanya, gejala radang panggul pada wanita bisa bervariasi dan tidak sama antara perempuan satu dengan lainnya. Biasanya, gejala radang panggul terbagi menjadi 3 tipe: akut, kronis, atau tersembunyi.

Untuk radang panggul akut, gejalanya bisa berat dan intens sehingga membuat penderitanya masuk UGD atau terpaksa opname di rumah sakit. Sedangkan untuk radang panggul kronis, gejalanya acapkali jarang kelihatan sehingga diagnosanya sering terlambat dan terhambat.

Lain halnya dengan radang panggul yang gejalanya tersembunyi. Sesuai istilah yang dipakai, penderitanya bisa jadi tidak mengalami gejala apapun. Ia mungkin baru tahu mengidap radang panggul setelah berkali-kali gagal untuk punya anak.

Ini dia gejala radang panggul yang paling umum

Selain itu, gejala radang panggul seringkali juga mirip dengan penyakit lain seperti usus buntu atau endometriosis. Jadi, kalau Anda mengalami beberapa gejala seperti sakit di perut bawah, pingsan (atau gejala mirip saat shock lainnya), muntah, demam di atas 38.3°C, segeralah periksakan diri ke dokter.

Untuk lebih detilnya, mari kita tilik satu per satu gejala radang panggul yang paling umum terjadi.

1. Rasa sakit di perut bawah

Sakit di bagian perut bawah merupakan gejala radang panggul yang paling umum. Bentuk rasa sakitnya bisa seperti perut ditekan-tekan benda tumpul, atau mirip nyeri haid yang lebih intens.

Dalam kasus radang panggul kronis, sakitnya bisa jadi tidak parah, namun terus-menerus muncul. Saat haid, kram yang dirasakan juga lebih hebat dari biasanya sehingga mampu mengganggu aktivitas harian.

Sedangkan untuk radang panggul akut, rasa sakitnya bisa sangat hebat sehingga membuat penderitanya tak sanggup berdiri. Kalau ini sampai terjadi, maka jangan tunda lagi untuk pergi ke UGD.

2. Panggul sakit saat intercourse

Sakit selama intercourse atau berhubungan intim bukanlah hal yang wajar. Beberapa perempuan merasa malu untuk memberitahukan dokter atau suaminya sendiri mengenai hal ini. Mereka berpikir bahwa itu mungkin terjadi karena faktor psikologis belaka, dan bukannya sebagai gangguan fisik.

Sayangnya, sakit yang dirasakan di panggul selama intercourse seringkali merupakan gejala radang panggul pada wanita, atau penyakit lainnya. Bila Anda mengalaminya, jangan tunda lagi untuk periksa ke dokter agar tak sampai terlambat penanganannya.

Baca juga: Waspadai Nyeri Panggul, Gejala Awal Penyakit Wanita

3. Sakit punggung bawah

Ya, kalau sakitnya ringan saja apalagi saat haid, bisa jadi itu memang wajar. Tapi kalau sakit punggung bawah terjadi pada sepanjang siklus datang bulan, atau lebih intens ketika haid, maka Anda harus periksa ke dokter. Apalagi kalau sakit punggung bawahnya terjadi di sekitar ginjal atau organ hati, segera kunjungi dokter terutama kalau Anda juga mengalami gejala lainnya.

4. Pendarahan haid abnormal

Pendarahan haid yang lebih banyak dari biasanya, atau munculnya bercak darah saat tidak sedang datang bulan, juga bisa menandakan gangguan radang panggul. Kalau darah yang keluar saat haid sangat banyak sehingga Anda harus mengganti pembalut setiap 1 jam sekali selama lebih dari 2-3 jam, maka segera hubungi dokter.

5. Cairan vagina abnormal

Keluanya cairan dari vagina dalam jumlah banyak disertai bau tak sedap atau amis, maupun warna cairan yang abnormal biasanya mengindikasikan adanya infeksi. Penyebabnya bisa jadi karena radang panggul, apalagi kalau bau tak sedapnya kian menjadi-jadi setelah intercourse. Karena infeksi vagina yang tak segera diobati bisa memicu radang panggul, maka penting sekali bagi Anda untuk tidak mengabaikannya.

6. Gangguan saat buang air kecil

Radang panggul juga bisa memicu keluarnya cairan abnornal dari saluran kencing. Gangguan buang air kecil seperti sering kencing, munculnya sensasi terbakar ketika buang air kecil, dan sulit kencing juga termasuk gejala radang panggul.

7. Flu

Radang panggul seringkali juga menimbulkan gejala mirip flu, seperti mudah lelah, menggigil, demam tinggi, atau sebaliknya, lemas, kelenjar limfa bengkak, dan segala sensasi tidak nyaman lainnya.

8. Gangguan lambung

Penderita radang panggul juga ada yang mengalami gangguan lambung seperti diare, nafsu makan turun, serta muntah. Jika muntahnya terus-menerus atau parah, maka segera kunjungi RS terdekat.

9. Infertilitas

Sayangnya, sekitar 10-15% penderita radang panggul menjadi infertil karena penyakit ini, meski sudah mendapatkan perawatan. Hal ini dikarenakan antibiotik hanya bisa mengatasi infeksinya, tapi tidak bisa memulihkan kerusakan yang terjadi pada saluran tuba falopi. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah beberapa wanita malah baru tahu dirinya sakit radang panggul setelah menjalani tes kesuburan.

Lantas bagaimana kalau tidak ada gejala yang muncul?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, radang panggul bisa saja tidak menunjukkan gejala apapun. Penderitanya mungkin baru tahu setelah ia menjalani tes kesuburan karena radang panggul seringkali menjadi penyebab utama tersumbatnya saluran tuba falopi.

Tak hanya itu saja, penyakit menular seksual klamidia juga bisa memicu radang panggul. Soal penyakit ini, memang ada sekitar 1 juta wanita yang didiagnosa, namun 50% dari mereka mengaku tak pernah mengalami gejala apapun. Jadi bila Anda menduga terjangkit klamidia atau pasangan telah didiagnosa mengalaminya, maka segera periksakan ke dokter walau tidak ada gejala apapun yang dirasakan.

Untungnya, radang panggul bisa sembuh. Tapi, bila penanganannya terlambat, maka kondisi ini tetap bisa mengakibatkan kerusakan pada organ reproduksi atau bahkan berujung pada kematian. Waspadalah!

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.