8 Tanda Anda Harus Mengakhiri Hubungan dengan Pasangan

Seiring berjalannya waktu, pasang surut dalam hubungan pasti ada. Banyak pula hal yang membuat sepasang kekasih melupakan cinta untuk satu sama lain dan fokus pada masalah saja. Ketika masalah sudah terlalu parah dan tak bisa diatasi lagi, maka mungkin inilah tanda harus putus dengan pasangan. Inilah 8 masalah yang bisa menjadi alasan putus dengan pasangan Anda.

alasan putus

SETIAP pasangan harus mengakui bahwa ada fase bulan madu di tiap hubungan. Dalam fase ini, hubungan pasti sedang berada dalam kondisi manis-manisnya. Ketika fase bulan madu berlalu, masalah seolah datang secara tiba-tiba dan tak terhitung jumlahnya. Sebenarnya, tak masalah jika ada problem yang datang. Hanya saja, ini akan menjadi bencana ketika Anda dan pasangan fokus pada masalah saja dan lupa pada cinta yang saling kalian miliki.

Ketika masalah tak dapat diatasi lagi dan hanya berputar di situ-situ saja, mungkin inilah tanda harus putus dengan pasangan. Berikut ini adalah 8 masalah yang seharusnya menjadi alasan putus, dilansir dari newlovetimes.com.

Pasangan Tidak Pernah Benar-Benar Hadir

Kehadiran bukan soal fisik saja, tapi juga soal pikiran. Tak masalah jika pasangan tidak banyak bersama Anda. Asal, ketika sedang bersama, ia benar-benar menghadirkan tubuh dan pikirannya.

Ciri-ciri pasangan benar-benar hadir dan fokus pada Anda adalah ia tak sering mengecek ponselnya atau terlihat gelisah dan ingin buru-buru mengakhiri kencan.

Hal yang sama juga berlaku untuk Anda. Saat bersamanya, fokuslah. Sama dengan Anda, ia berhak mendapatkan perhatian penuh.

Pasangan Mengambil Keuntungan dari Anda

Untuk mempertahankan sebuah hubungan, dua pihak harus saling bekerja sama. Hubungan tidak akan berjalan jika hanya salah satu pihak saja yang berjuang.

Maka dari itu, baik Anda maupun pasangan harus mau setulusnya memberikan perhatian dan waktu pada hubungan kalian berdua. Jika Anda hanya berjuang sendirian dan pasangan selalu mengabaikan, maka inilah tanda harus putus dengan pasangan.

Baca juga: 10 Tanda Anda Mencintai Orang yang Salah

Kalian Tak Pernah Saling Memuji

Tak ada gunanya bangga dengan pasangan jika tak pernah mengatakan itu kepadanya. Mungkin Anda merasa mengatakan pujian adalah hal yang tak perlu dilakukan secara rutin karena pasangan telah tahu perasaan Anda.

Padahal, tidak demikian adanya. Meski terasa diulang-ulang, pujian harus dilakukan secara berkala. It will make their day. Pun, pujian yang kerap dilontarkan satu sama lain akan membuat Anda dan pasangan tetap intim.

Tidak Berkompromi

Menyatukan dua kepala memang sulit. Maka dari itu, tanda hubungan yang baik adalah jika kedua anggotanya dapat berkompromi dan mencari solusi tanpa mengorbankan perasaan satu sama lain. Jika pasangan Anda hanya fokus pada kebutuhannya tanpa memikirkan kebutuhan Anda, maka masalah ini bisa jadi alasan putus yang tepat.

Pasangan Selalu Merasa Benar

Masing-masing dari kita memiliki ego. Itu sudah pasti. Namun, bukan berarti pasangan berhak memaksakan opininya pada Anda.

Jika Anda memiliki pendapat yang berbeda, sudah seharusnya pasangan menghormatinya. Jika pasangan enggan menghargai pendapat Anda, maka saatnya evaluasi hubungan Anda berdua.

Pasangan Menyembunyikan Masalahnya dari Anda

Seseorang adalah rangkuman dari seluruh pengalaman hidupnya. Begitu pun dengan pasangan Anda. Maka, sudah seharusnya ia tak malu dengan pengalamannya atau kekurangannya. Jika ia menyembunyikan sesuatu, maka ia berarti belum siap membagi seluruh hidupnya dengan Anda.

Baca juga: Inilah Mengapa Anda Perlu Membuka Rahasia Kepada Si Dia

Ia Berusaha Mengubah Anda

Saat berhubungan dengan seseorang, terimalah keseluruhan paketnya. Jangan ubah pasangan menjadi sesuatu yang lain. Jika ia yang melakukan hal ini pada Anda, mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk meninggalkannya.

Ia Berusaha Membuat Kondisi Seimbang Alih-Alih Memaafkan

Setiap orang pasti punya kesalahan dan pasangan yang baik adalah yang memaafkannya. Jika ia terus mengungkit kesalahan Anda di waktu-waktu berikutnya, itu tandanya ia belum benar-benar memaafkan Anda dan hanya berusaha membuat kondisi jadi seimbang. Bersama pasangan dengan perilaku seperti ini hanya akan membuat lelah, percayalah.

nuriamalia

passionate writer

Be the first to write a comment.

Your feedback

Ingin konsultasi dengan ahlinya? Tanya kepada dokter atau psikolog.

Buat Pertanyaan
    • Dok saya mau nanya, beberapa hari lalu saya mengalami flek yang saya kira haid, tapi terus tidak keluar lagi dan warnanya agak coklat tidak seperti darah haid. Apa saya mengalami darah implantasi?

    • 1 Balasan 2 months ago

    • Halo dok, kenapa ya haid saya selalu kecepetan seminggu, misalnya bulan kemarin tanggal 20, bulan ini jadi tanggal 14. Apakah saya termasuk haid tidak teratur? Apakah akan berpengaruh pada kesuburan saya karena saya dan suami sedang berusaha untuk hamil. Terima kasih.

    • 1 Balasan 2 months ago