7 Tantangan dalam Relationship dan Cara Mengatasinya

Dalam hubungan asmara, masalah cinta kadang tak terelakkan yang berujung pertengkaran dengan pasangan. Banyak tantangan yang pasti Anda dan Si Dia hadapi. Jika Anda menyadari akar pemasalahannya, pasti Anda dapat mengatasi masalah itu.

masalah cinta

DALAM menjalani hubungan asmara, tidak ada hubungan yang sempurna. Pasti akan ada banyak tantangan yang dihadapi bersama pasangan. Masalah cinta yang ada dapat membuat Anda bertengkar dengan pasangan dan perdebatan yang panjang.

Untuk mengurangi resiko perdebatan dan pertengkaran dengan pasangan, Anda patut mengerti beberapa tantangan dalam hubungan percintaan dan bagaimana cara mengatasi masalah percintaan Anda.

Ekspektasi yang berlebihan terhadap pasangan

Anda pasti mempunyai ekspektasi terhadap pasangan Anda. Namun, jika ekspektasi Anda ternyata tidak sesuai dengan harapan Anda, maka itu akan menjadi masalah cinta Anda.

Wajar apabila sepasang kekasih mempunyai ekpektasi tertentu tetapi perlu diingat lagi bahwa ekspektasi berlebihan dapat berakibat kekecewaan. Solusinya adalah dengan belajar menerima pasangan Anda apa adanya dan tidak menaruh ekpektasi berlebihan.

Mulai muncul rasa bosan dalam menjalani hubungan asmara

Setelah menjalani hubungan beberapa lama, pasti akan ada rasa bosan muncul di benak Anda. Saat rasa bosan mulai melanda suatu hubungan, pasti akan muncul perdebatan antara Anda dan pasangan.

Anda mulai malas untuk bertemu Si Dia dan akibatnya akan ada asumsi negatif dari pasangan. Untuk mengatasi rasa bosan ini, Anda harus dapat mengingat kembali alasan memulai hubungan asmara dengan pasangan Anda.

Buat kejutan manis untuk Si Dia, rencanakan piknik bersama, atau lakukan hal baru yang belum pernah Anda lakukan bersama pasangan Anda. Pasti itu akan membuat hubungan Anda kembali berwarna.

Baca juga: Hubungan dengan Si Dia Mulai Membosankan? Lakukan 5 Hal Ini

Tekanan stres dan depresi yang berkepanjangan dapat mengganggu hubungan asmara

Stres dapat datang dari mana saja, bisa dari tuntutan pekerjaan, urusan kesehatan, pertemanan, atau keuangan. Saat ada masalah yang datang, pasti Anda akan merasa depresi dan selalu memikirkan masalah yang ada.

Ini saatnya Anda belajar untuk terbuka dengan pasangan. Untuk mengurangi beban, Anda bisa berkeluh kesah dengan pasangan Anda. Jangan menyalahkan keadaan tetapi selesaikan dengan bijak tanpa emosi negatif.

Saat Anda berkeluh kesah pun pastinya Si Dia akan mengerti dan dapat memberikan jalan keluar untuk membantu Anda. Begitu juga sebaliknya, jika pasangan Anda sedang mengalami suatu masalah, jadilah pendengar yang baik untuknya.

Perbedaan prinsip dan dasar keyakinan

Keyakinan dapat menjadi suatu masalah yang cukup berat jika tidak pernah ada diskusi antar pasangan. Contohnya saja jika Anda adalah tipe orang yang taat beribadah dan pasangan Anda bukanlah tipe yang sangat taat untuk pergi beribadah. Lalu, Anda memaksa pasangan Anda untuk ikut beribadah padahal Si Dia enggan ikut beribadah dengan Anda.

Lantas, apakah Anda akan marah? Kuncinya adalah menghormati keyakinan Si Dia dan yakinlah pastinya dia nanti akan berubah perlahan. Hormati keyakinannya dan diskusikan dengan pasangan Anda. Dengan saling menghormati dan berkomunikasi, tantangan yang ada dapat terselesaikan.

Problem seksual

Masalah cinta yang muncul juga bisa dari faktor adanya problem sekualitas. Jika Anda sudah menikah, Anda merasa pasangan Anda mulai enggan berhubungan intim dengan Anda.

Hubungan intim Anda terganggu hanya karena libido yang bermasalah. Solusinya adalah dengan berkonsultasi dengan dokter siapa tahu ada alasan kesehatan yang terganggu dan ajak pasangan Anda untuk berbicara dari hati ke hati tentang hubungan yang ada.

Kurangnya rasa perhatian terhadap pasangan

Anda merasa sudah memberikan perhatian ekstra dan pengorbanan yang besar tetapi Si Dia hanya fokus terhadap pekerjaan sehingga Anda merasa terasingkan. Anda merasa pasangan Anda sudah mulai tidak perhatian atau terlalu sibuk dengan kegiatan luar dan ujung-ujungnya akan muncul perdebatan.

Solusinya adalah komunikasi. Katakan perasaan Anda yang sebenarnya jika Anda tidak suka pasangan terlalu sibuk dan perhatian mulai berkurang. Si Dia pasti akan mengerti jika ada komunikasi terbuka antara Anda dan pasangan.

Baca juga: 5 Perbedaan Pria dan Wanita dalam Relationship

Rasa cemburu

Anda melihat pasangan Anda bersama rekan kerja atau Anda merasa iri melihat karirnya lebih sukses dari Anda. Perasaan cemburu itu sebaiknya dibuang jauh-jauh.

Saat ada orang yang mendekati pasangan Anda, Anda dapat bertanya langsung kepada Si Dia. Saat karirnya jauh lebih sukses dari Anda, Anda harus melihat sisi positifnya jika Si Dia adalah pribadi pekerja keras. Hilangkan rasa cemburu dan terbukalah dengan pasangan Anda supaya tidak terjadi permasalahan panjang dalam hubungan asmara Anda.

 

Setiap hubungan asmara pasti akan ada tantangan dan masalah. Cara mengatasi masalah percintaan pun sebenarnya ada di komunikasi antara Anda dan pasangan. Saat komunikasi lancar dan saling terbuka, maka hubungan pun akan terhindar dari permasalahan besar.

An owl who likes coffee, movies and humanity.