7 Hal Ini Tandanya Anda Terlalu Pasif dalam Hubungan

Ketika hubungan sudah tidak nyaman, seseorang cenderung menyalahkan pasangannya. Padahal, mungkin sebenarnya diri Anda sendiri perlu berintrospeksi. Bisa saja akar hubungan yang tidak nyaman itu adalah sikap pasif Anda selama ini.

tipe orang pasif

HUBUNGAN yang baik adalah hubungan yang seimbang. Porsi Anda dan porsi dia dalam sebuah hubungan mesti berada di level yang sama. Sulit memang untuk mencapai kondisi ini. Malahan, kadangkala kondisi ini dicapai bukan secara alami, tapi melalui banyak diskusi dan kompromi bersama pasangan.

Pada akhirnya, porsi Anda dan pasangan tak murni berada di level yang sama. Namun, meski ada perbedaan porsi, selisihnya tak jauh berbeda. Posisi seperti ini yang mesti dipertahankan. Sebab, jika ketimpangan terlalu jauh dan ketika hubungan sudah tidak nyaman, bisa jadi muncul rasa dendam di antara Anda dan pasangan. Maka dari itu, Anda perlu berefleksi, apakah Anda adalah tipe orang pasif dalam hubungan?

Dilansir dari situs bustle.com, inilah 7 tanda yang mengindikasikan bahwa Anda terlalu sikap pasif dalam hubungan.

Hubungan Kalian Stagnan

Ketika hubungan sudah tidak nyaman dan Anda merasa hubungan tersebut tidak berjalan ke mana-mana, berefleksilah. Bisa jadi selama ini Anda adalah tipe orang pasif dalam hubungan. Sikap pasif Anda membuat hubungan Anda tidak berkembang dan tidak ada improvisasi. Jika ini terus dibiarkan, yang ada hubungan Anda malah menjadi halangan alih-alih sumber kebahagiaan.

Baca juga: Stop Lakukan 6 Hal Ini Jika Ingin Hubungan yang Sehat dengan Si Dia

Anda Bergerak Ketika Pasangan Meminta

Jika Anda baru memikirkan rencana kehidupan Anda bersama pasangan setelah ia memintanya, maka Anda hampir dapat dipastikan sebagai pihak yang adalah tipe orang pasif dalam hubungan ini. Jangan hanya menuruti perkataan pasangan, tapi pastikan Anda nyaman dengan hal ini.

Berusahalah membuat pergerakan lebih dulu. Tanyakan pada pasangan rencananya bersama Anda dan apa yang dia ingin lakukan di masa depan. Selain merasa diperhatikan, ia akan merasa punya masa depan dengan Anda.

Anda Selalu Menuruti Pilihan Pasangan

Memilih film atau tempat makan adalah hal kecil yang seharusnya bisa didiskusikan. Namun, jika soal hal kecil ini saja Anda hanya menuruti keinginan pasangan, maka Anda belum mencoba cukup aktif dalam hubungan ini.

Anda Mulai Membeo

Jika Anda terlalu pasif, bisa jadi Anda meniru segala ucapan dan tindakan pasangan. Hal ini tak apa jika Anda memang setuju dengan pemikirannya. Namun, jika Anda melakukannya tanpa sadar, Anda perlu mempertanyakan mengapa hal ini bisa terjadi.

Anda Kehilangan Diri Sendiri

Hubungan yang baik akan membantu Anda menentukan jati diri Anda, bukan malah mengaburkan siapa diri Anda sebenarnya. Kepasifan dalam hubungan akan membuat Anda menjadi pasangan Anda, tanpa ada sedikit pun ciri khas Anda di dalamnya.

Baca juga: 7 Tantangan dalam Relationship dan Cara Mengatasinya

Anda Merasa Dendam kepada Pasangan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ketidakseimbangan hubungan dapat menuntun pada dendam. Saat Anda merasa sulit menyampaikan pendapat , Anda akan mulai merasakan amarah dan ini tidak sehat bagi kelanjutan hubungan Anda. Jika Anda masih ingin mempertahankan hubungan ini, mulailah terbuka soal perasaan Anda kepada pasangan.

Anda Menyerahkan Segalanya

Jika Anda terlalu pasif, dan apalagi jika pasangan Anda adalah tipe pemaksa, maka Anda akan mulai kehilangan hal-hal personal yang sebenarnya penting untuk Anda. Anda rela meninggalkan kesenangan Anda hanya demi kesenangan pasangan. Berhentilah melakukan hal ini. Anda harus belajar berkompromi agar Anda dan pasangan sama-sama bahagia dalam hubungan ini.

a passionate writer

%d bloggers like this: