3 Teknik Memperbesar Penis, Ampuhkah?

Sama seperti payudara untuk wanita, ukuran penis juga sangat penting bagi pria. Oleh sebab itu, tak heran jika kemudian banyak pria berlomba-lomba mencari cara memperbesar alat vital.

cara memperbesar alat vital

SUDAH sejak lama, kita mempercayai kalau payudara dan penis besar itu dapat memberikan kepuasan lebih ketimbang yang berukuran kecil. Hal ini sebenarnya tidak salah, namun juga belum tentu benar sepenuhnya. Akibatnya, banyak wanita mencari cara untuk memperbesar payudaranya, sedangkan pria untuk memperbesar penisnya.

Namun benarkah kalau berbagai cara memperbesar alat vital yang diiklankan selama ini memang terbukti ampuh dan berhasil? Sayangnya menurut ahli, hingga kini belum ada cara memperbesar alat vital yang menunjukkan hasil permanen. Meski begitu, Anda tak perlu langsung berkecil hati dan putus asa. Ukuran penis tetap bisa diperbesar walau sifatnya hanya sementara saja, yakni melalui beberapa cara berikut:

1. Pompa Vakum

Pompa vakum sebenarnya merupakan salah satu metode pengobatan impotensi. Tapi cara ini ternyata juga mampu meningkatkan ukuran penis. Cara kerjanya pun tidak sulit.

Penis nantinya akan dimasukkan ke dalam sebuah pompa berbentuk tabung plastik. Udara dalam pompa tersebut kemudian akan dikeluarkan sepenuhnya sehingga tercipta sebuah tekanan. Tekanan inilah yang memaksa darah mengalir deras ke penis sehingga memicu ereksi. Untuk mempertahankan ereksi lebih lama, sebuah cincin akan dipasang sementara pada pangkal penis.

Namun, teknik memperbesar penis menggunakan pompa vakum ini hanya dapat membuat tampilan penis lebih besar dalam waktu 24 jam saja. Dan meski metodenya tampak alami, akan tetapi cara ini tetap memiliki efek samping. Salah satunya yang cukup menakutkan adalah risiko putusnya pembuluh darah sehingga penis jadi bengkak dan sakit.

Baca juga: Begini Lho, Cara Mengukur Mr. P yang Benar

2. Olahraga Penis

Kalau cara sebelumnya tampak terlalu berisiko untuk Anda, maka cobalah metode ke-2 ini, yaitu olahraga penis. Akan tetapi karena penis tidak memiliki otot, maka sebenarnya tak ada olahraga atau teknik pijat tertentu yang bisa memperbesar ukurannya (kecuali dalam jangka pendek saja). Melakukan peregangan atau mengaitkan beban ke penis sebenarnya hanya buang-buang waktu, dan malah bisa menyakitkan.

3. Operasi

Hingga kini, jalan operasi merupakan satu-satunya metode memperbesar penis secara permanen. Meski pembesaran yang dilakukan mungkin hanya sekitar 2,5 cm saja, namun ini lebih baik ketimbang tidak sama sekali bukan?

Biasanya dokter bedah akan memotong otot ligamen yang menyanggah penis, sehingga posisi penis lebih turun. Setelah operasi, pasien masih harus menggunakan alat pemberat atau peregang selama beberapa bulan berikutnya agar panjang penis bisa bertambah secara permanen. Akan tetapi, metode ini bisa juga menimbulkan cacat pada jaringan penis, masalah ereksi, hingga tumbuhnya rambut pada pangkal penis.

Cara lain yang juga melibatkan prosedur bedah adalah implan dermal yang tak hanya menambah panjang penis namun juga memperbesar diameternya. Prosedur ini melibatkan transplantasi sel lemak yang diambil dari bagian tubuh lain, lalu ditanamkan ke penis.

Karena ukuran kepala penis tak bisa ditingkatkan, maka biasanya setelah menjalani metode ini, bentuk penis akan sedikit aneh. Dan bila dokternya kurang cakap dalam menanamkan sel lemaknya, maka tekstur penis bisa-bisa tidak rata.

Dan sama seperti prosedur bedah lainnya, metode memperbesar penis melalui operasi juga bisa menimbulkan efek samping baik secara psikologis maupun fisik. Bisa jadi hasilnya mungkin kurang memuaskan, dan kalau terjadi kesalahan, maka pasien bisa mengalami infeksi atau kerusakan saraf pasca operasi.

Baca juga: Ketahui Ukuran Kondom yang Pas untuk Anda

Oleh sebab itu, teknik memperbesar penis sebenarnya hanya disarankan untuk pria yang memang memiliki kelainan bentuk atau fungsi pada penisnya. Di luar itu, coba disyukuri saja ukuran yang sudah diberikan Tuhan Sang Pencipta pada Anda.

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.

%d bloggers like this: