10 Hal yang Meningkatkan Risiko Tertular Penyakit Seksual

Tips Sehat

Jika Anda menyangka penyebab penyakit menular seksual hanyalah karena seks bebas saja, maka Anda salah besar! Penyebab penyakit menular seksual bisa lebih dari itu.

risiko penyakit menular seksual

RISIKO penyakit menular seksual (PMS) dapat meningkat kalau Anda melakukan hal-hal berikut:

1. Melakukan seks bebas

Tentu saja ini merupakan faktor risiko penyakit menular seksual nomor 1. “Tapi kan saya selalu pakai kondom dan alat kontrasepsi lainnya,” mungkin demikian sanggah beberapa orang.

Sayangnya, kondom atau alat pengaman lain tak selalu menjamin kalau seseorang pasti terbebas dari infeksi PMS. Bagaimana kalau kondomnya robek atau terkoyak sebelum atau saat dipakai? Apakah Anda berani mengambil risiko tersebut?

2. Sering bergonta-ganti pasangan

Semakin banyak pasangan seks seseorang, maka kemungkinannya tertular dan menularkan PMS juga kian besar. Oleh sebab itu, risiko tertular penyakit menular seksual lebih besar ketimbang pada mereka yang menjalani kehidupan seks monogami.

3. Usia masih di bawah 25 tahun

Ada beberapa alasan mengapa anak muda lebih rawan terinfeksi PMS ketimbang orang tua. Satu, tubuh wanita muda lebih kecil ketimbang perempuan dewasa sehingga selaputnya rawan robek saat intercourse.

Serviks pada wanita muda juga biasanya belum berkembang sepenuhnya. Kondisi ini membuatnya semakin rawan terkena infeksi klamidia, gonore, dan PMS lainnya. Selain itu, mereka yang masih muda juga lebih suka hura-hura dan tidak terlalu memikirkan risiko saat melakukan seks bebas, apalagi kalau itu dilakukannya di bawah pengaruh alkohol.

4. Dampak alkohol

Alkohol bisa membuat seseorang tidak sadar, sehingga bisa dengan mudahnya melakukan hubungan intim dengan siapa saja. Selain itu, alkohol juga menurunkan sistem kekebalan tubuh. Mereka yang sudah mabuk berat juga takkan memikirkan untuk memakai kondom, atau bisa jadi tetap menggunakannya namun dengan cara yang kurang tepat.

5. Efek obat-obatan terlarang

Sama seperti alkohol, obat-obatan dapat membuat seseorang hilang kesadaran sehingga bertingkah ceroboh. Tak hanya itu, pemakai obat-obatan juga sering berbagi jarum suntik sehingga semakin meningkatkan risiko infeksi HIV serta hepatitis.

6. Berhubungan seks demi uang

Mereka yang rela menjual tubuhnya demi uang seringkali tak berdaya jika menginginkan hubungan intim yang lebih aman, dengan menggunakan kondom misalnya. Selain itu, pengguna jasa tuna susila ini biasanya juga sering melakukan seks bebas dan bergonta-ganti pasangan.

7. Tinggal di lingkungan yang juga dihuni oleh penderita PMS

Kalau seseorang menetap di lingkungan semacam ini, maka risiko terkena PMS juga meningkat apalagi jika ia juga suka melakukan seks bebas.

8. Sering ganti pacar

Ada orang yang setia terhadap 1 pasangan saja, namun begitu putus, mereka akan mencari pasangan baru, dan demikian seterusnya. Hal ini sebenarnya normal dan sah-sah saja.

Akan tetapi, jika dengan pasangan sebelumnya, ia sudah pernah melakukan hubungan intim, maka ia mungkin akan melakukan hal serupa dengan pasangan barunya. Sebenarnya, aksi ini tidaklah jauh beda dengan bergonta-ganti pasangan tadi.

Jadi hati-hatilah, ada baiknya Anda tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah secara resmi, dan sebelum menikahpun, selalu lakukan pemeriksaan.

Pasangan Anda mungkin baik dan sudah bertobat sekarang, namun kalau ia memiliki masa lalu kelam, maka ia bisa tetap terinfeksi, bukan? Lebih baik melakukan tes PMS sebelum menyesal di kemudian hari.

Baca juga: Mengapa Anda Perlu Melakukan Tes Penyakit Seksual?

9. Mengidap PMS

Mereka yang sudah mengidap 1 jenis penyakit menular seksual juga berisiko terkena tipe lainnya. Hal ini dikarenakan kondisi kulit yang mudah terluka akan semakin memudahkan proses penularan.

10. Hanya minum pil KB, tanpa kondom

Usai melakukan hubungan seks, kebanyakan orang justru lebih cemas dengan yang namanya kehamilan ketimbang penularan PMS. Oleh sebab itu, mereka akhirnya memilih mengandalkan pil KB sebagai alat pengaman.

Akhirnya, mereka tidak menggunakan kondom entah karena alasan tak nyaman atau lainnya. Padahal kondom dapat mencegah penularan PMS, meski tidak 100%.

 

Kesimpulannya, kalau Anda ingin terbebas dari risiko PMS, maka ada baiknya Anda menjauhi 10 hal di atas!

Sow good seed for you don't know which sowing will succeed, this, or that, or if both will do well.