10 Efek Samping Pil KB Paling Umum

Tips Sehat

Ada banyak cara untuk mencegah kehamilan, salah satu cara yang paling umum adalah melalui konsumsi pil KB. Namun, selain mengetahui manfaat pil KB, Anda juga perlu mengetahui efek samping pil KB yang biasa ditemui wanita agar Anda bisa membedakan yang manakah efek samping yang normal dan tidak.

PIL KB atau kontrasepsi oral merupakan salah satu alat kontrasepsi yang banyak digunakan oleh perempuan Indonesia. Pil KB sendiri memiliki beberapa ragam, ada yang hanya mengandung hormon progesteron (hormon yang berperan penting dalam siklus menstruasi dan dalam menjaga kehamilan pada trimester pertama), adapula yang mengandung kombinasi antara progesteron dan estrogen (hormon yang membantu mengatur siklus menstruasi, mengendalikan pertumbuhan lapisan rahim selama awal siklus menstruasi).

Pil KB merupakan metode kontrasepsi yang dinilai ampuh, apabila dikonsumsi secara benar. Menurut Association of Reproductive Health Professionals (ARHP), hanya 0,1% perempuan yang mengalami kehamilan ketika mengonsumsi pil KB. Artinya, hanya sekitar 1 dari 100 perempuan yang mengonsumsi pil KB dalam satu tahun pertama mengalami kehamilan yang tidak direncanakan.

Bila tidak dikonsumsi secara berkala, manfaat pil KB akan berkurang. Kemungkinan hamil akan meningkat pada perempuan yang melewati konsumsi pilnya, meskipun hanya satu kali.

Pil KB juga dapat dikonsumsi untuk mengatasi masalah-masalah non-kontraseptif seperti menstruasi tidak teratur, menorrhagia (menstruasi berat), dysmenorrhea (menstruasi dengan rasa sakit), endometriosis, pre-menstrual syndrome (PMS) dan gangguan disforia premenstrual (PMDD), jerawat berlebih, rambut tubuh berlebih, juga alopecia. Pil KB juga dapat mengurangi risiko kista payudara, kista ovarium, dan radang panggul jika dikonsumsi di bawah pengawasan dokter atau bidan.

Meskipun pil KB memiliki banyak manfaat, ada juga beberapa efek sampingnya. Efek samping pil KB yang sering ditemui adalah sebagai berikut.

Intermenstrual Spotting (Bercak pada Jarak Menstruasi)

Efek samping pil KB yang pertama adalah pendaharan pada vagina di antara periode menstruasi. Hal ini dialami oleh sekitar 50% perempuan yang mengonsumsi pil KB dan terjadi pada tiga bulan awal konsumsi pil KB.

Normalnya, masalah ini akan berhenti saat perempuan mencapai bulan ketiganya. Selama spotting, pil KB masih efektif asalkan sudah dikonsumsi dengan rutin dan tidak ada dosis yang terlewatkan.

Perempuan yang mengalami pendarahan lebih dari 5 hari saat pil aktif atau perdarahan berat selama 3 hari atau lebih, harus menghubungi ahli kesehatan untuk mendapatkan saran atau pertolongan. Bercak intermenstrual dapat terjadi karena rahim sedang menyesuaikan diri dengan menipisnya lapisan endometrium, atau mungkin karena tubuh menyesuaikan diri dengan kadar hormon yang berbeda.

Mual

Beberapa perempuan mengalami rasa mual saat pertama kali mengonsumsi pil KB, namun efek ini akan menghilang dengan berjalannya waktu. Mengonsumsi pil KB saat makan atau sebelum tidur dapat mencegah munculnya rasa mual. Namun jika mual yang dialami begitu mengganggu, ada baiknya Anda konsultasi kepada dokter atau bidan Anda.

Baca juga: Lupa Minum Pil KB? Lakukan Langkah Ini

Nyeri pada Payudara

Pil KB dapat menyebabkan pembesaran atau nyeri pada payudara. Efek samping ini cenderung berkurang beberapa minggu setelah meminum pil KB. Akan tetapi, jika Anda menemukan benjolan pada payudara Anda atau mengalami rasa sakit yang luar biasa pada payudara, Anda perlu mendapatkan pertolongan medis.

Sakit Kepala

Hormon seks berpengaruh pada munculnya sakit kepala dan migrain. Pil dengan berbagai jenis dan dosis hormon dapat menyebabkan gejala sakit kepala yang berbeda. Beberapa penelitian menemukan bahwa semakin rendah dosis hormon dalam pil yang dikonsumsi, semakin kecil kemungkinan mengalami sakit kepala.

Meningkatnya Berat Badan

Penelitian tidak dapat menemukan korelasi tetap antara konsumsi pil KB dan pengaruhnya pada berat badan. Namun, banyak perempuan yang melaporkan membesarnya bagian tubuh, terutama pada bagian payudara dan pinggul.

Perubahan Mood

Perempuan dengan riwayat depresi dianjurkan untuk mendiskusikan hal ini dengan dokter, karena beberapa orang dapat mengalami depresi atau perubahan emosional lainnya saat mengonsumsi pil KB. Jika Anda tidak memiliki riwayat depresi dan tetap mengalami perubahan mood ketika mengonsumsi pil KB, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter Anda.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Human Mapping pada tahun 2015 menemukan bahwa penggunaan pil KB dapat memengaruhi bagian otak yang mengatur respon perasaan seseorang.

Menstruasi Tidak Teratur

Akan ada masa-masa di mana waktu menstruasi Anda tidak teratur meskipun Anda mengonsumsi pil KB secara tepat. Beberapa faktor dapat memengaruhi hal ini, seperti stres, penyakit, kelelahan, atau kelainan hormon.

Libido Menurun

Hormon yang terkandung dalam pil KB dapat memengaruhi dorongan seks Anda. Akan tetapi, banyak faktor lain juga yang dapat mengakibatkan turunnya libido Anda. Apabila hal ini bertahan dalam waktu yang lama dan bersifat mengganggu, Anda perlu menghubungi dokter Anda.

Keputihan

Beberapa perempuan mengalami keputihan yang tak lazim ketika mengonsumsi pil KB. Efeknya bisa beragam, seperti peningkatan atau pengurangan cairan vaginal dan perubahan pada warna, tekstur, maupun bau dari cairan keputihan Anda. Apabila terjadi pengurangan cairan vaginal, Anda akan membutuhkan lubrikan tambahan saat melakukan hubungan intim.

Baca juga: Pil KB Sebabkan Vagina Gatal

Perubahan Visual dengan Pemakaian Kontak Lensa

Perubahan hormon dapat memengaruhi retensi cairan yang dapat menyebabkan kornea membengkak dan berubah bentuk. Apabila hal ini terjadi, kontak lensa Anda akan tidak cocok lagi dengan mata Anda dan Anda perlu menghentikan pemakaian kontak lensa untuk sementara waktu.

 

Sepuluh efek samping pil KB di atas merupakan hal yang umum ditemui wanita ketika menggunakan pil KB. Meskipun umum, jika Anda merasa terganggu dengan efek samping yang Anda alami, berkonsultasilah dengan tenaga medis.

Siap menjadi budak skripsi dan lulus pada waktu yang tepat meski memiliki hobi berleha-leha sepanjang hari.